SISTEM
ANGKA BINER
1.
Sistem
angka besaran bertanda :
a.
Angka positif
b.
Angka
negative dinyatakan
dalam suatu bit tanda diikuti oleh besaran dalam biner
|
0
|
|
0
|
|
1
|
1
|
bila bertanda
positif besaran dalam biner
|
1
|
|
1
|
|
1
|
0
|
bila
bertanda negatife besaran dalam biner
Secara umum dinyatakan dengan :
N =
angka biner bertanda
|N|
=
besaran N
|N|
=1 0 0 1 1
2. PENAMBAHAN
2 ANGKA DARI SISTEM INI
a. N1 dan N2 mempunyai
tanda yang sama, maka bit besaran ditambahkan dan bit tanda dari jumlahnya
adalah sama dengan bit tanda dari angka-angka tersebut
Contoh :
1.
N1
= 010011
(+19) |N1|
= 10011
|N3|
= 11101
|N3|
= |N1| + |N2|
N3 = 011101 (+29)
2.
Penambahan -19 dengan
-10
|N3|
= 11101
|N3|
= |N1| + |N2|
N3 =111101
(-29)
b.
N1 dan N2
mempunyai tanda yang berbeda, maka
salah satu (N1 atau N2 ) dikomplemenkan dahulu sebelum
dijumlahkan. Hasil penjumlahan mempunyai 2 keadaan yaitu :
·
Bila terdapat luapan
( and around carry ), maka bit eac : ditambahkan lagi kepada bit terkecil dari
jumlah, tanda dari jumlah adalah sama dengan tanda dari angka yang tidak
dikomplemenkan
·
Bila tidak terdapat
eac : maka jumlahnya dikomplemenkan dan tandanya sama dengan tanda dari angka
yang dikomplemenkan
bit tanda
Bila N1 yang di
komplemenkan :
|N3|
= 10110
Karena tidak terdapat eac, maka
hasilnya dikomplemenkn menjadi |N3| = 01001 dan tandanya sama dengan
tanda angka yang tidak dikomplemenkan yaitu tanda N2 (-) jadi N3
= 101001 ( -9) .
3.
SISTEM
ANGKA KOMPLEMEN BERTANDA-1
·
Angka positif =
system angka besaran bertanda
·
Angka negatif = dinyatakan
dalam bentuk komplemen-1
Contoh :
untuk 6 bit bentuk angka -19
-19
= 101100 yang merupakan komplemen-1 dari 010011 (+19)
Penambahan
dalam system angka komplemen bertanda-1 ini dilakukan penambahan
pada
semua bitnya
termasuk bit tandanya
a.
Bila N1
dan N2 adalah positif, maka tambahkan angka bertanda (tanda dan
besarannya)
+29 N3 = 011101
(+29)
Bit-1 ini bukan tanda minus tapi merupakan luapan
b.
Bila N1
dan N2 adalah negative maka selalu terjadi eac yang dihasilkan oleh
penambahan kedua bit-tanda , eac harus ditambahkan kepada bit terkecil dari
jumlah
N3
= 100010
Angka
100010 adalah angka -29 dalam bentuk angka komplemen bertanda-1
N3 = 011001
Angka
011001 adalah angka -38 dalam bentuk komplemen -1
c.
Bila N1
dan N2 mempunyai tanda yang berbeda dan angka positif nya lebih
besar dari angka negatifnya, jika ditambahkan akan terjadi eac yang harus
ditambahkan pada bit pada posisi terkecil
Jika
angka negatif lebih besar dari angka postifnya, maka tidak terjadi eac.
N3 = 001001 (9)
4.
SISTEM
ANGKA KOMPLEMEN BERTANDA -2
Dalam sistem ini angka positif
dinyatakan sama seprti dalam kedua sistem sebelumnya. Angka negative dinyatakan
dalam bentuk komplemen 2 –nya. Komplemen 2 dari biner positif terdiri dari 2
cara yaitu :
a.
Dengan
mengkonversikan engka biner kedalam komplemen 1-nya, kemudian ditambahkan
dengan biner 1
(-10) komplemen 2
nya : 110110
b.
Dengan menyalin
kebawah, semua 0 dan 1 terkecil (dari kanan ke kiri), kemudian disetiap bit
disebelah kiri pertama di komplemenkan
11 0 1 1 0 = komplemen 2 dari decimal 10 yang berarti
= -10
5.
Penjumlahan
2 angka komplemen bertanda 2 dilakukan sebagai berikut :
a.
Jika N1
dan N2 adalah negatif, maka bawaan/ carry harus diperhatikan .
Bawaan ini berasal dari penjumlahan kedua bit tanda 1. Selanjutnya bit tanda
dari angka jumlah harus = 1 karena angka negative
Diabaikan menyatakan
luapan
b.
Jika N1
dan N2 berlawanan tanda, bila jumlahnya positif, akan menimbulkan
luapan/carry, carry ini diabaikan, tetapi jika jumlahnya negatif, tidak akan
timbul carry
Contoh : +19 = 010011 -19
= 101101
diabaikan